Budak Miss Eva (4)


Agak lama mist eva merebahkan dirinya di tempat tidur. Aku takut kalo mist eva tertidur karena  tangan dan kakiku yang terikat terasa sakit dan kesemutan. Belum lagi ada dildo penis yang memenuhi mulutku sampai aku susah mengeluarkan suara. Tapi aku tak berani membangunkannya.
Setelah beberapa saat barulah mist eva bangun tapi langsung berlalu masuk ke kamar mandi tanpa mempedulikanku.  Terpaksalah aku kembali menunggu tanpa bisa berbuat apa-apa. Cukup lama mist eva mandi sampai kmdn dia keluar kamar mandi dengan piyama mandinya. Rambutnya tampak basah  dan dikeringkan dengan handuknya. Barulah kmdn miet eva mendatangiku. Cukup lega aku ketika mist eva membuka ikatan di kaki tanganku lalu tanpa aku duga mist eva memijiti tanganku yang bekas ikatan.
    
Barulah kemudian dildo penis yang menyumbat mulutku juga dilepaskan. Tapi Baru beberapa saat ikatanku dilepaskan kembali tanganku diikat tapi kali ini ke depan agak longgar.
“ mist aku kan sdh memuaskan mist. Ko masi diikat? Aku sdh sangat cape n pengin pulang.” Kataku memberanikan diri. “ ssst diem! Kan kamu belum puas. Sekarang gantian  biar impas.” Kata mist eva.
“ ga papa mist,yang penting mist udah puas.” Jawabku karena memang  aku sudah sangat lelah.
“ diem kamu! Atau pengen dihukum lagi?” bentak mist eva. Kali ini aku tak berani lagi membantahnya karena takut dihukum.  Aku lalu dituntun keluar kamar. Agak susah rasanya setelah kakiku lama terikat tertekuk. Apalagi aku berjalan masih memakai sepatu hak tinggi.

Budak Miss Eva (3)

Dari bagian 2

Cukup lama aku dipermainkan tapi ketika aku hampir mencapai orgasme kembali aku dibuat kecewa karena tiba-tiba mist eva menghentikannya. Sungguh aku benar-benar kecewa karena spermaku sudah di ujung tanduk dan sekali kocokan saja pasti keluar. Aku sampai goyang-goyangkan penisku  tapi  tetap tidak bias keluar. “ mist tolong aku pengen keluar” kataku menghiba.
“ belum saatnya, tunggu saja nanti” kata mist eva singkat sambil berlalu meninggalkanku. Benar-benar mist eva Cuma mempermainkanku dan membuatku frustasi karena kepuasanku tertunda.  Dia kembali dengan membawa sebuah benda seperti kalung lalu mengaitkannya ke leherku dan menguncinya. Aku hanya diam saja ketika mist eva kembali merapikan riasan wajahku.

“ sekarang waktunya latihan kamu jadi boneka yang patuh” ucapnya sambil mengikat tali panjang ke kalung di leherku.  Mist eva lalu membuka ikatan di pergelangan kakiku dan aku di suruh berdiri.  “ ayo waktunya belajar jalan sebagai boneka” dengan agak susah aku berdiri dengan sepatu hak tinggi yang kupakai dan mulai berjalan ke ujung kamar tapi tak berapa lama aku tertarik hampir mau jatuh ketika tali yang mengikat di kalung leherku ditarik mist eva. Sudah pasti aku susah menjaga keseimbangan karena tanganku masih terikat ke belakang.
“ jalan yang bener! Kamu kan cewek jadi harus jalan yang anggun! Kamu kan model.” Kata mist eva keras.

Budak Miss Eva (2)


....Aku menangis karena tidak kuat menahan rasa panas di penisku, sakit dan perih di badanku karena jepitan dan juga rasa mulas karena sakit di pelerku yang tergantung beban berat. Benar2 sebuah siksaan yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya. Aku terus menggigit ballgag untuk sebisa mungkin menahan sakit dan tidak banyak bergerak . setelah beberapa lama tersiksa panas di penisku sedikit berkurang tapi tetap saja aku tersiksa.

Sekian lama barulah aku dengar pintu ruangan terbuka dan mist eva mendatangiku.“gimana slave? Enak kan?” aku  menggelengkan kepala dan memohon dilepaskan.“ini untuk pelajaran biar kamu selalu mematuhi perintahku dan mist tidak akan main-main” jelasnya.Akhirnya dia melepaskan tali yang mengikat peler dan batang penisku. Terasa lega ketika berat beban di pelerku dilepaskan. Kmdn tali yang mengikat ujung penisku juga dilepaskan, begitu juga tali yang mengikat jepitan di putingku. Tapi begitu jepitan dilepaskan sakit yang teramat sangat kurasakan smpai aku gigit ballgag kuat2 dan kupejamkan mata. Demikian seterusnya setiap jepitan dilepaskan terasa sakit tak terkira. Akhirnya

Budak Miss Eva (1)

by transformerz


Awal perkenalanku dengan mist  eva sebenarnya secara tidak sengaja dan iseng aja dari dunia maya. Waktu itu aku sedang chat di room bandung , setelah aku lihat2 pengunjung room chat aku lihat ada nick yang mengundang perhatianku yaitu ce-cari –brondong-virgin.  Iseng-iseng aku klik nicknya dan dia merepylnya. Dari situ dia mengaku cewe berumur  26 tahun yang sedang mencari remaja pria yang masih virgin untuk memuaskanya, awalnya agak aneh juga ko cewek malah cari cowok yang masih virgin emang ketahuan apa kalo laki-laki virgin itu gimana pikirku.

Dia bersedia memberikan sejumlah uang atau memberi hape seri terbaru kalo cocok tapi dengan syarat harus mau melakukan apapun untuk memuaskannya.  Sebenarnya awalnya aku hanya penasaran dan sekedar tanya-tanya apalagi aku belum pernah berhubungan intim sperti itu. Paling banter paling Cuma ciuman dan pegang-pegang punya mantan cewekku.  Aku pikir ini juga tidak akan serius jadi iseng-iseng aku kasih  alamat facebookku. Setelah dia melihat fbku dengan sederet foto narsisku ternyata dia merespon positif dan minta nomer telp hapeku. Memang kata orang aku lumayan cakep dan imut, bahkan aku pernah masuk 40 besar lomba coverboy majalah remaja di jakarta. Setelah melihat profilnya akhirnya aku kasih juga nomer hapeku. Dari foto yang terpasang dia ternyata seorang wanita keturunan chinese, lumayan cantik dengan rambut panjang. Namanya Eva.